Episode 48

1967 Kata

Suara petir yang menyambar terdengar di langit diiringi hujan lebat yang turun di kota Bali. Arvino masih menyediri didalam kamar setelah tadi sore ia marah dengan Aiza.  Waktu menujukkan pukul 20.00 hingga getaran yang berasal dari ponselnya pun terasa di saku celana jeans nya. Arvino segera menerimanya ketika Bunda Ayu menelponnya. "Asalamualaikum. Halo Bunda?" "Wa'alaikumussalam. Arvino kamu apa kabar? Bunda kangen. Oleh-oleh titipan Bunda sudah di beli?." Arvino menghela napasnya. Arvino tersenyum miris. Apakah Bundanya itu lebih kangen dengan oleh-oleh ketimbang dirinya? "Alhamdulillah sudah Bun." "Alhamdulillah deh. Aiza ada? Bunda kangen sama mantu Bunda yang pemalu itu." "Em.." Dan Arvino merutuki kebodohannya kalau saat ini ia dan Aiza sedang tidak baik-baik saja. Suara hel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN