Sudah satu minggu Bara pergi ke Jerman, menilik renovasi hotel yang dulu dibelinya tanpa Andromeda. Sepulangnya dari kantor, Andromeda menyempatkan diri untuk pulang ke rumah keluarganya sebelum ke apartment. Ibunya sudah berpesan tadi agar mampir terlebih dahulu. Setelah memarkirkan mobilnya di carport, An kemudian langsung berjalan menuju pintu rumah dan segera membukanya. “SURPRISEEEE!! HAPPY BIRTHDAY ANDROMEDAA!!” teriakan keluarga Putra menyambut wanita itu tatkala langkahnya baru saja memasuki rumah. Senyuman di bibirnya merekah lebar saat menerima kejutan dari keluarganya. “Tiup lilinnya, Tante.” ujar Dafa dengan suara dimiripkan anak kecil agar Khandra yang ada digendongannya seolah berbicara. Andromeda tersenyum gemas lalu mencium kedua pipi gembul Khandra sebelum meniup lil

