BAB 24

1061 Kata

"Azara, Bintang jemput kamu, tuh." Azara sampai tersedak, buru-buru ia pakai tas yang sebelumnya masih berada di atas meja belajar. Tanpa bicara apa-apa, dia langsung melangkah keluar kamar, melewati ibunya yang hanya bisa mengulas senyum penuh arti. Azara sudah sarapan, dia tinggal mengambil tas lalu berangkat bersama supir pribadi yang biasa mengantar jemputnya ke sekolah. Biasanya Bintang selalu memberitahu setiap kali hendak menjemput, tapi kali ini laki-laki itu sungguh datang tiba-tiba. Biasanya Anggara yang sering datang secara tiba-tiba untuk menjemputnya, tapi setelah ia berhubungan dengan Bintang, Anggara sudah tidak pernah menjemputnya lagi jika memang Azara tidak meminta. Azara yang sebelumnya berlari langsung berhenti begitu melihat Bintang sedang duduk di ruangan tamu. Dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN