Setelah melaksanakan sholat Maghrib secara berjamaah di mushola kecil yang ada di dalam rumah, mereka semua menuju ke taman belakang untuk memulai acara barbeque, yang ternyata dalam rangka selesainya pembangunan NJ Hotel yang sempat tertunda karena suatu masalah. Bima dan Amara berperan sebagai koki, sedangkan Kemal dan Amira bertugas menyiapkan semua peralatan makan. Tugas Angga telah selesai, karena semua bahan sudah dibersihkan. Sekarang Angga hanya duduk sambil memetik gitar dan bernyanyi pelan. "Kak, jangan lupa masak nasi!" teriak Amara di samping Bima. Bima reflek menutup kupingnya, "Sakit Mara kuping Kakak. Suara kamu melebihi toa musholla!" gerutu Bima yang menggosok-gosok kupingnya. Bukannya merasa bersalah Amara justru tertawa. Wajah Bima yang kesal justru terlihat lucu.

