Hari berlalu begitu cepat, tidak ada yang tahu bagaimana kondisi hati Amara yang sesungguhnya. Amara tidak akan mengulangi kebodohannya untuk bercerita tentang hatinya pada siapapun. Kali ini Amara akan menelan segala kepahitan hati yang dirasakannya. Dengan sikap yang selalu ceria, juga berpura-pura menjalani hubungan yang bahagia dengan Bian. Amara mampu merebut kembali kepercayaan semua orang, termasuk Kemal yang sangat peka. Terkadang Amara merasa bersalah pada Bian karena telah memanfaatkannya. Bian selalu berusaha mencintainya, selalu bersikap tulus dan pengertian pada dirinya. Amara tahu Bian juga sedang berusaha untuk menyembuhkan patah hatinya dari seorang wanita yang bernama Gita, atau yang Bian panggil dengan sebutan Kakak. Andai saja Amara seperti Bian, yang mencoba dengan

