Bagian 32

1775 Kata

Ahreum mengusap-usap matanya sambil berjalan keluar dari kamar Hae Ri. Ia melirik jam dinding, sudah pukul 08.00 pagi. Dia tak menemukan Hae Ri di ruang tamu, apa sahabatnya itu sudah berangkat bekerja? “Kau sudah bangun?” tanya Hae Ri yang baru keluar dari kamar mandi. Ahreum menutup mulutnya yang menguap. “Kau belum berangkat?” “Sebentar lagi, kalau kau mau sarapan kau bisa memanaskan nasi instan dan lauk yang ada di kulkas.” “Kau tidak sarapan dulu?” Hae Ri menggeleng. Dia tidak terbiasa sarapan di pagi hari. Ponsel Hae Ri berdering. Segera gadis itu mengambil ponselnya dari dalam tas. Siapa yang meneleponnya sepagi ini? Hae Ri menatap layar ponselnya sejenak. “Siapa?” tanya Ahreum karena Hae Ri tak segera menjawab telepon itu. “Nomor tidak dikenal,” jawab Hae Ri lalu menggeser

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN