In Ha melepas ciuman itu perlahan saat ia merasa hampir kehabisan napas. In Ha menatap wajah Ahreum yang ada di depannya lalu mengelus lembut pipi gadis itu. “Apa sekarang kau percaya padaku?” tanya In Ha. Ahreum diam tak menjawab. Dia masih berusaha mengembalikan kesadarannya setelah apa yang ia perbuat. Dia pasti sudah gila membalas ciuman In Ha tadi. Melihat Ahreum yang diam saja, In Ha kembali mendekatkan wajahnya. Ahreum perlahan kembali memejamkan matanya. Buk... In Ha terjatuh di pundaknya. Ahreum membuka matanya dengan kesal, lalu mencoba menepuk-nepuk pipi In Ha agar pria itu sadar, tapi In Ha sama sekali tidak bergerak. “Sial,” gerutu Ahreum. Akhirnya dengan terpaksa Ahreum menyeret In Ha dan membawanya masuk ke dalam rumah. Jangan harap Ahreum menggendongnya, pria itu pun

