Chapter 72

1662 Kata

Selama sebulan lebih acara ngunduh mantu, Finisa masih merasa ngeri tinggal di rumah tua Basri. Kadang kala, si kepala pelayan sering mengagetkan dia tanpa suara. Ah, ini semua terjadi karena Finisa terlalu paranoid dan berpikir bahwa rumah tua itu ada sesuatu yang mengerikan, namun nyatanya tidak ada apa-apa. Itu semua terjadi karena ukuran rumah yang terlalu besar dan sepinya penghuni. Hanya dia dan suami saja yang tidur di rumah itu, selebihnya, tidak ada. Pada saat waktu makan siang. Suri sudah terbiasa menemani Finisa makan siang. Suri terlihat melongo saat melihat sang nyonya muda menghabiskan semua menu makan siang yang dibuatkan oleh koki. Masalahnya, koki hari ini khilaf lagi dengan memasak banyak makanan, jika pada beberapa hari yang lalu, sang nyonya muda akan marah kalau terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN