Chapter 76

1623 Kata

Gea berkata pada sopir Nabhan yang ada. "Cepat, siapkan mobil!" Mobil dengan kecepatan kilat siap dinaiki. Alan buru-buru menaikkan sang istri di jok penumpang belakang dan Gea naik di depan. Dia sebagai adik dari Moti mengikuti ke mana Finisa dan Alan pergi. Mereka ke rumah sakit terdekat di area itu. °°° Moti dan Randra sedang menghabiskan waktu di rumah kaca. Pagi-pagi jam sepuluh adalah waktu yang pas untuk melihat tanaman herbal dan hias miliknya. "Acara akikah anak dari Ibas pasti ramai," ujar Moti. Randra mengangguk. "Iya, ramai. Nabhan adalah keluarga besar, semua sanak saudara pasti hadir dari penjuru dunia." Moti manggut-manggut. Dia dan suami terlibat percakapan ringan seputar keluarga dan tanaman. Pak Santo dan Ibu Rima melangkah mendekat ke arah rumah kaca. "Ran, Mom

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN