"Aku tidak mau mengenakan setelan resmi, kemeja saja kurasa cukup." Isabella menatap putra tunggalnya dengan mata memicing. Isabella bukanlah perempuan yang suka dibantah, apalagi oleh keturunannya sendiri. "Maafkan Ibu, Sayang. Tapi hanya ada setelan resmi." "Kita bisa membelinya kan, Bu?" tanya Jordan dengan tampang memelas. Ia sangat tidak suka diatur. Dan Ibunya adalah sosok seorang pengatur sempurna. Ia melarikan diri dari rumah karena itu. Ia tipe pemuda penganut kebebasan sejati. "Aku lebih suka mengenakan kemeja." Jordan berbalik menatap langsung Isabella. Meskipun Ibunya seorang pemaksa tapi Ibunya pasti akan luluh padanya. "Aku akan terlihat lebih tua dari umurku sesungguhnya dengan setelan." Benar saja, Isabella memiringkan kepala dengan jari telunjuk mengetuk-ngetuk dagu be

