Jordan mengusap wajah kasar. Teman-temannya beserta Jeremia sudah pulang beberapa menit yang lalu. Jordan mondar-mandir di depan tempat tidur, memikirkan perkataan Mrs. Brailer tadi pagi. Bagaimana kalau benar kebakaran itu disabotase? Berarti nyawanya benar-benar terancam. Jordan berjalan ke arah satu-satunya meja yang berada di kamar itu. Mengambil tasnya dan membawa tas itu ke tempat tidur. Jordan duduk di sisi tempat tidur, membongkar isi tasnya. Tadi ia mampir ke mesin ATM untuk mengambil uang. Bukan untuknya, tapi ia akan memberikan uang itu kepada para tetangganya yang menjadi korban kebakaran tiga malam yang lalu. Kalau untuknya, ia masih memiliki uang pemberian dari Mr. James. Uang gajinya itu masih cukup untuk digunakan menyewa sebuah flat mungil dan biaya hidupnya satu bulan ke

