Robert kembali dengan wajah memerah. Suara erangan Catherine yang berpadu dengan geraman Tim terus terdengar di telinganya. Menimbulkan malu dan kesal yang bercampur menjadi satu. "Kau kenapa?" tanya Sharon khawatir. Robert menggeleng cepat. "Tidak apa-apa. Jangan khawatir, aku baik-baik saja." "Sungguh?" Robert mengangguk. Mengambil gelas minuman dingin dan menyedotnya hingga tandas. Robert perlu mendinginkan kepalanya yang berasap. Tak lama, Tim kembali. Tanpa rasa bersalah atau apa pun Tim duduk kembali di kursinya. Brittany tersenyum lebar. Mendorong piring pizza milik Tim ke depan pemuda itu. "Pizza pesananmu hampir dingin. Kau terlalu lama di toilet." Tak menjawab, Tim menerima piring pizza itu. Mengambil sepotong dan langsung memasukkannya ke dalam mulut. Ia sangat lapar. K

