Wajah tampan Rayden mengeras. Laporan dari anak buahnya menyebutkan kalau tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tadi malam. Yang artinya bocah Alexiel itu selamat, dia masih hidup dan rencananya telah gagal. Sialan! . . . . . . . . . . Rayden menggeram kesal, kedua tangannya mengepal. Selama ini ia tak pernah gagal. Rayden selaku mendapatkan apa yang ia mau. Entah di mana letak kesalahan dari rencananya. Karena tak mungkin para penghuni flat itu tahu kalau mereka akan terpanggang sehingga para penghuni mengungsi sebelum terjadi ledakan. Sial! Rayden memukul meja kerjanya kuat saking kesalnya. Beruntung karena meja kerjanya terbuat dari kayu ebony sehingga meja itu tidak rusak. Sepertinya ia harus menyusun rencana lain lagi. Bagaimanapun ia harus menyingkirkan bocah bernama Jord

