Pagi ini nindy mengawali harinya dengan membersihkan toko,mengelap manekin dan menggantikan baju baju nya dengan model batik terbaru.Hari minggu cukup membuatnya kelelahan karena para pengunjung sudah berdatangan silih berganti sampai tak sempat nindy sedikitpun mendudukan bokongnya.Beruntung hari ini ada teman yang membantu untuk melayani pembeli,jadi nindy tidak terlalu repot nanti waktu merapikan lagi batik batik yang saat ini berserakan dilantai seperti kapal pecah.
Setelah semua tertata dan tersusun rapi kembali nindy melihat jam dari ponselnya,tak terasa jam sudah menunjukan pukul 2 siang,nindy berencana untuk memesan makanan ke warung langganannya melalui ponsel,tapi tiba tiba ada beberapa pesan masuk dari nomor tidak dikenal.
nindy berpikir sambil mengeryitkan dahi,lalu membuka aplikasi berwarna hijau itu, " Hay....pirang,apa kabar hari ini ???
mulut nindy mengangnga sambil bergumam " dari mana laki laki rese itu tau nomor ku ...??
iya,tadi pagi laki laki berusia 25tahun itu meminta nomor nindy pada ela,dengan alasan ingin membeli batik,tentu saja ela tidak percaya dan tau apa maksut sesungguhnya alasan willo meminta nomor nindy,kalo willo ingin mengenal nindy lebih dekat lagi.tapi ela tidak mempermasalahkan itu karena ela tau nindy tidak lagi dekat dengan siapa siapa.
mulai mengetikan jari jarinya diaplikasi berwarna hijau itu, "eh...tau dari mana nomor hp ku? membalas pesan tanpa mempedulikan pertanyaan si pengirim pesan.
"yaelahhh.....jutek amat ni wanita pirang.bukanya jawab pertanyaan malah balik tanya.isi balasan dari willo
"hemzzz.....kabar baik,kamu sendiri gimana ???
"nah....gitu dong,dijawab.hehehehe...
"ada perlu apa ? balas nindy seraya bertanya lagi.
Akhirnya makanan yang di pesan nindy datang juga,nindy memesan mi ayam bakso langganannya,sambil memasukan sendok ke mulut sesekali nindy mengecek ponselnya,ternyata sudah ada beberapa pesan dari willo.
" emm....boleh ga aku kenal kamu lebih deket lagi?
" hallo...???
" sombong amat ni pirang,wuekekekekeke...
iiih.....ngeselin banget sih laki laki ini,akhirnya nindy membalas pesan dari rival barunya itu.
" boleh,silahkan,monggo....jawaban nindy
"hehehehe....makasih ya pirang.lagi lagi dia menyebut nama nindy dengan seenak udel sendiri sampai membuat nindy kesal.
menjadi pelayan toko tentu menuntut nindy untuk selalu ramah dan tersenyum setiyap saat,untuk menarik pembeli bahkan pelanggan setia,dan kebetulan pelanggan nindy kebanyakn laki laki,yang berasal dari seluruh pejuru Indonesia.tak sedikit pula yang melirik tertarik pada nindy.sosok wanita 20tahun berperawakn pas,yang tidak kecil juga tidak besar.memiliki kulit sawo matang khas wanita asia dan mata coklat yang hampir setiyap hari menjadi bahan pertanyaan pelanggan,karna mereka berpikir nindy memakai softlens coklat.