Airin bangun lebih pagi dari biasanya, dan langsung mandi. Setelah itu baru turun kebawah untuk membantu Bi Minah memasak sarapan. Tidak, lama kemudian di susul Mama mertuanya. "Hari ini ada rencana mau kemana ?" Tanya Mama mertua nya di sela-sela mereka menyiapkan sarapan untuk keluarga. "Belum ada,Ma " jawab Airin. Mamanya mengangguk, sambil memotong sayuran. Beliau kembali membuka suara. "Em.. kalau gitu, temenin Mama sebentar boleh ?" Pinta Mama mertuanya. Ia menoleh sebentar, beliau mengulum senyum penuh makna. Tapi, Airin tidak kuasa menolak. Perasaan nya mengatakan kalau ada sesuatu yang ingin di sampaikan oleh beliau. Namun, ia gelisah. "Boleh, Ma " jawab Airin akhirnya. Membuat beliau tersenyum senang. "Ayah baru dapat tender besar, jadi katanya Mama boleh belanja sepuasnya

