Part 20 Mengapa kau menjauh? Tak sadarkah kau aku, datang untuk menjemput kebagahiaanku? . . . . . "Tapi, bagaimana jika Devian ingin bertemu dengan Eunbi, sekarang?" Nara menatap yura tanpa berkedip. Yang ditatap malah balik menatap tegang. Tiba-tiba tawa lembut Nara berderai, dengan santai ibu muda itu berkata, "tidak mungkin Devian mau melihat Eunbi, sekarang atau pun nanti, hal itu sangat mustahil." Jantung Yura mencelos, Nara berpikir bahwa segala yang berhubungan dengan Devian adalah hal yang tidak mungkin terjadi. Wajar karena sifat Devian yang Nara tahu sangat jahat dan anggapan ini makin merenggangkan jarak dalam hubungan tak terlihat mereka. Saat Yura sibuk dengan pikirannya, permohonan yang terucap dari bibir Nara membuat sepupu Devian itu makin bingung. "Jangan bi

