Part 22 keluarga adalah kebahagiaan yang tidak ternilai oleh tumpukan harta sekalipun~ . . . . . . Terdengar gelak tawa dari dalam kamar Nara. Saat ini Eunbi sedang bermain dengan pamannya, Hwan. Siang tadi Hwan sampai di panti untuk menjenguk Nara dan Eunbi. Hampir setiap akhir minggu Hwan datang ketempat ini. Keadaan adik dan keponakannya terlihat baik. Bahkan Nara berubah menjadi lebih banyak berbicara dan riang, jauh berbeda dengan perjumpaan awal mereka di rumah sakit setelah Nara melahirkan. Hwan mengelus kepala Nara, "kau terlihat sangat bahagia tinggal di sini." Nara tersenyum membalas pertanyaan Hwan. Lalu memutuskan untuk menceritakan sesuatu kepada kakaknya. "Kemarin, ada seseorang yang menemui Eunbi." Ia perhatikan ekspresi Hwan baik-baik, berharap sang kakak tidak

