Bagian Kesebelas

4341 Kata

Audrey terkejut seketika saat dia berbalik badan setelah membeli makanan untuknya. Kedua manik matanya terbuka sempurna dengan tangannya meremas kuat botol minuman dan rotinya. “Aku mau ngomong sama kamu,” ucap lelaki tersebut. Baru Audrey sadar ketika Rayn mengeluarkan suaranya. Bersikap acuh tak acuh, Audrey berjalan lebih dulu tanpa mempedulikan seruan Rayn yang mengejarnya sampai keluar dari cafe. “Audrey tunggu!” serunya. Audrey berdecak sebal saat tangannya diraih paksa sama Rayn. Rayn menarik Audrey ke samping dekat dinding koridor, agar Audrey tak menghalangi orang yang berlalu lalang di koridor rumah sakit. “Apa?” cetus Audrey langsung. Kadang ia merasa sikapnya jadi kekanakan. Terlalu kentara sekali karena patah hatinya. Tapi Audrey orang yang jujur dan tidak bisa membohongi d

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN