Ternyata aku juga bisa melupakan sesuatu dan dia juga membuatku kehilangan kesempatan untuk membaca pikirannya atau memang aku hanyalah kenangan semu yang dia pikir mimpi selama hidupnya, hanya dia dan Tuhan-Nya yang tahu. Beberapa hal mungkin akan terungkap seiring berjalannya waktu, entah karena kami berdua saling terhubung dalam benang merah yang hanya bisa diputus oleh waktu. Dia adalah dirinya dan aku adalah aku, selain wajah, kami tidak berbagi apapun- atau ada hal yang lain? Aku tidak menginginkan kehancuran untuk diriku tetapi aku pasti mendapatkannya seiring berjalannya waktu. Kenapa? Karena aku tidak diperlukan lagi. Untuk siapa aku ada dan luka siapa yang akan aku ambil kali ini, aku tidak memiliki itu lagi sampai aku menjadikanm

