Setelah sebelumnya Bu Tia mengaturkan jadwal untuk bertemu dengan wedding organizer yang Arni mau, hari ini akhirnya tiba. Dijemput Dipa di apartemen, mereka pergi ke tempat janjian setelah makan siang. "Kita pergi sekarang?" tanya Dipa. "Iya, Mas. Sebentar saya ambil tas dulu di kamar." Arni kembali menghampiri Dipa, lalu mengajaknya pergi. Ia sudah tak sabar ingin bertemu dan membicarakan rencana pernikahannya. "Semangat banget nih," ucap Dipa. "Mas Dipa emangnya gak semangat?" "Kamu pakai tanya segala. Kalau aku selalu semangat, apalagi sama kamu," sahut Dipa. "Mas Dipa emangnya selalu begini sama semua wanita?" "Kenapa kamu jadi nanya kaya gitu?" "Gak ada. Mau tau aja," ucap Arni. "Tergantung bagaimana sikap dari wanitanya. Karena sikapku yang menentukan adalah kamu," ucap Di

