Sambil menunggu Dipa selesai rapat, Arni menghabiskan waktu di ruangannya. Berselancar didunia maya, mencari beberapa konsep pernikahan. "Mas," sapa Arni saat pintu ruangan terbuka dan Dipa masuk diikuti oleh Bu Tia. "Pokoknya saya gak mau tau masalah ini harus beres dalam minggu ini. Koordinasi dengan divisi legal," ucap Dipa dengan wajah serius sambil berjalan menuju kursinya. Sapaan Arni tak digubrisnya. "Baik, Pak. Saya permisi dulu," kata Bu Tia yang lalu melempar senyum pada Arni. Ia tak langsung menghampiri Dipa. Menunggu beberapa detik hingga ia yakin Dipa telah tenang. Wajahnya yang begitu serius saat masuk tadi, sedikit membuat Arni takut. "Mas Dipa, aman?" tanya Arni berjalan perlahan mendekati Dipa. "Maaf ya, Sayang. Kamu jadi lama nunggu aku selesai rapat," kata Dipa set

