Tak henti setiap hari Dipa menanyakan perkembangan pencarian Arni pada Lian yang masih belum menunjukkan hasil. "Kamu nyari dia sudah kemana aja?" tanya Dipa. "Teman kantor saja, Bos. Mereka juga pada gak tau. Keluarga juga Mbak Arni gak punya. Jujur saya sedikit bingung harus mencari Mbak Arni kemana, Bos," ucap Lian. Dipa menghela nafas. "Atau Bos pasang iklan di media cetak, media sosial sama media elektronik, pasti langsung bakal ketemu," usul Lian menjentikkan jari. "Kamu gak salah ngasih ide? Kamu gak mikirin Uti yang pasti bakal heboh, belum lagi si Dion itu juga pasti dengan mudah bisa duluan menemukan Arni," sahut Dipa. "Iya, iya. Serba salah gini jadinya," ucap Lian ikut bingung. Pulang dari kantor, Dipa mampir ke kos Arni. Bertanya pada Ridwan apakah ada kabar dari Arni.

