Diantarkan Dipa pulang ke kos, Arni mendapat begitu banyak wejangan dari Dipa. "Pokoknya kalau kamu ngerasa ada yang aneh atau mengganggu, kamu harus langsung kasih tau aku," ulang Dipa sesaat sebelum Arni keluar dari mobil. "Iya, iya. Kamu hati-hati di jalan, Mas," pesan Arni. Ia baru masuk ke dalam kos saat Dipa telah berlalu dari depannya. Ridwan yang baru saja keluar dari gudang, menyapa Arni. "Mbak," sapa Ridwan. Arni tersenyum seraya melangkahkan kaki menuju kamarnya. "Mbak Arni," panggil Ridwan lagi. Arni menoleh. "Ada apa, Mas Ridwan?" "Kemarin malam ada yang nyariin Mbak Arni. Sekitar jam sepuluh malam," ucap Ridwan. "Siapa?" tanya Arni penasaran. "Laki-laki, Mbak. Tapi gak bilang namanya siapa. Dia cuma bilang kalau malam ini mau datang lagi." "Bilang aja saya lagi perg

