Arbiaz menemui kliennya di ruangan nya , untung saja Arbiaz tepat waktu sampai di kantornya bila tidak, akan mengurangi penilaian tersendiri bagi dirinya. Olivie duduk di sebelah Arbiaz , Arbiaz memulai pertemuan perjanjian , klien mulai mempresentasikan proyek yang akan dilakukan kerjasama . Arbiaz memperhatikan dengan baik namun ada bayang - bayang di kepalanya yang mengingatkan pada Raline. Olivie menyadari sesuatu yang salah dengan Arbiaz, ia lalu mengambil ponsel nya dan mengetik pesan pada Arbiaz. 'Sir, bila sedang tidak enak badan , saya bisa menghadapi sendiri.' Arbiaz melirik ponsel nya sekilas, Ia mengangguk 'Im Okay'. Arbiaz melanjutkan memperhatikan klien nya, Ia memberikan beberapa tanggapan dan pertanyaan seputar keuntungan dan rencana jangka panjang bila perjanji

