26

900 Kata

Satu Minggu berlalu Lavasha dan Kaevan belum juga kembali. Kembali masih sama-sama diambang kehancuran, tidak ada kejelasan untuk berpisah atau kembali. Dalam satu Minggu tidak setiap hari Lavasha melewatkan Mengobrol dari Kaevan yang isinya untuk meminta bertemu dan akan menjelaskan semuanya. Tapi tidak ada respon sama sekali dari Lavasha. Dalam satu Minggu tidak setiap hari Lavasha tidak merindukan Kaevan. "Mau sampai kapan Lo mau bicara dengerin Kaevan? Sementara Lo sendiri rindu berat gini Sha" Lentera menyodorkan segelas jus jeruk di hadapan Lavasha yang melamun "Entah" jawab Lavasha "Apa susahnya si deng dengerin penjelasannya?" Tanya Lentera "Dia punya hati. Wajar, kita cuma bisa ngomong tapi sakit hati tuh emang sakit." Potong Kimmy "Gue juga sakit hati tapi biasa aja. Bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN