Grup Rahasia

1481 Kata

Orang itu tiba-tiba memeluk dan menangis di pundakku. Mendapat serangan seperti itu tubuhku kaku. Aku seperti mengerti apa yang terjadi. Begitu ia melepas pelukan dan mundur selangkah untuk menjauh, dia membuka penutup wajahnya. Saat itu lah kami semua terkejut berkali lipat. Orang itu adalah orang yang kami cari selama ini. Iron. Aku segera menyambar tubuhnya. Aku tidak bisa menahan air mataku agar tidak menetes. Tetapi pelukan itu tidak lama, Iron segera mengajak kami untuk melarikan diri. Aku mengangguk, begitu juga teman-teman yang lain. Aku memutuskan menggendong Urni yang tubuhnya sudah melemah. Iron berjalan di depan, mengarahkan kami. "Lewat tangga itu." Iron menunjuk tangga dari besi berkarat. Dia mempersilakan kami naik lebih dulu demi memastikan kami aman. Dia sendiri sudah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN