Adam membantu Laras untuk berjalan, sesekali ada suster yang lewat ingin memberikan bantuan kepada Laras yang lemah itu, tetapi dia dengan keras kepala tidak mau untuk di bantu, karena menurutnya dia masih bisa berjalan walaupun lemah. Adam membuka pintu kamar inap milik Gerry yang sudah bersih. Terlihat Gerry yang sedang tidur dengan televisi yang masih menyala. "Pelan-pelan, Kak." Ucap Adam sambil membantu Laras untuk duduk di sofa, lalu mengambilkan Laras air mineral. "Terima kasih." Ucap Laras yang di jawab oleh anggukan dari Adam. Beberapa menit kamar Gerry hening. Tidak ada yang berbicara, televisi dimatikan. Adam terus menatap kertas yang sudah koyak itu. Tertulis kata 'Maaf' di dalamnya. Dia tidak tahu makna dari 1 kata itu. Menurutnya kata 'maaf' mengandung banyak makna, bisa

