45

1203 Kata

Author's POV Adam berjalan menuju kelas dengan suasana hati yang tenang, walaupun matanya masih terlihat bengkak karena menangis. Kalimat dari Damian masih terngiang di dalam otaknya. Kalimat yang membuatnya yakin bahwa dengan berusaha dan tidak takut pada resiko akan membuat semua rencananya berhasil. Setelah sampai di kelas, seperti biasa Adam menatap keluar jendela yang menyuguhkan pemandangan taman buatan sekolah yang menurutnya memang tak boleh untuk di lewatkan. Tak beberapa lama kemudian, ada sesuatu yang membuatnya langsung mengambil sebuah buku dan pulpen lalu tangannya mulai menggambar sesuatu. Entah apa yang terjadi, tangannya terus menggambar tak terkendali. Keringat dingin keluar dari dahi Adam, membuatnya takut, khawatir, dan penasaran menjadi satu. Teman-teman sekelas Ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN