52

1576 Kata

Adam berjalan dengan sempoyong. Sesekali berhenti karena sakit teramat yang dia rasakan, lalu kembali berjalan. Adam masuk ke dalam ruangan. Semua orang yang melihat kehadiran Adam, langsung menolongnya. Laras terlihat sangat khawatir dengan keadaan Adam saat ini. Damian tersenyum, lalu menghampirinya dan duduk disampingnya. Tika memberikan Adam kain berisi es agar bisa meredakan sakitnya. "Itu tadi makhluk apa?" Tanya Tika yang masih penasaran. "Genderuwo mungkin." Ucap salah satu anggota pemburu hantu itu. "Tapi kan kata Rio, makhluknya itu tidak berbulu." "Mungkin sudah di cukur bulunya, makanya seperti itu." Sontak semua orang tertawa, mencairkan suasana. "Tapi... Gue masih bingung sama makhluk itu. Apa..." "Makhluk itu yang menyebabkan mahasiswa-mahasiswa itu bunuh diri. Dia d

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN