Oh My King 18 Yuri menyeruput jus lemonnya sebentar sebelum menatap Aldrik serius. "Maaf, Aldrik. Aku tidak bisa meneruskan hubungan kita." "Kenapa?" pertanyaan singkat itu mengandung kekecewaan dan kemarahan. "Aku tidak mau mengecewakan eommaku, Al." "Tapi kau mengecewakan ku, Yuri." tukas pria itu dingin. Yuri menghela nafas dan menatap Aldrik dengan tatapan menyesal. "Bagiku kebahagiaan eomma nomor 1, Al. Maaf." "Tidak. Kau tidak boleh menerima perjodohan itu. Kau adalah mateku, Yuri. Tidak ada yang bisa menghalangi hubungan kita." Tegasnya, kemudian pria itu berbisik lirih. "Kalau perlu aku akan membunuh orang yang menghalangi hubungan kita." "Maaf. Aku benar-benar tidak bisa menolak keinginan eomma. Lebih baik kau mencari perempuan lain yang lebih baik dariku, Al." Entah kenap

