Alaina mengerutkan dahinya ketika merasakan pelukan erat dari balik badannya. Dapat dia rasakan tangan kekar itu memeluk erat tubuhnya. Alaina mengedipkan matanya berusaha mengumpulkan nyawanya. Dia melihat kebawah saat merasakan bagian intimnya sakit. "Ahh Hyunki mainnya bringas banget semalem." Ringis Alaina mengingat bagaimana kasarnya permainan Hyunki. Bahkan Alaina kewalahan menghadapi nafsu Hyunki yang semakin hari semakin meningkat. Bahkan Alaina kaget melihat berapa banyak kissmark ditubuhnya akibat ulah Hyunki. Alaina jamin banyak sekali karena Hyunki menciuminya dari atas sampai bawah. Tapi jujur itu sangat nikmat, bahkan Alaina tidak bisa menolak permainan Hyunki. Alaina menghembuskan nafasnya pelan. Dia tau ini salah. Dan sudah bertahun-tahun Duncan dan Garry meninggalk
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


