Hari mulai sore, sudah dua jam lebih Jonathan hanya berputar-putar dengan motor Christian sambil membawa manusia yang tertidur manis di belakangnya. Capek, pasti. Tapi tidak tega juga, setiap kali berhenti dan berusaha untuk membangunkan Bianca, Jonathan justru merasa bersalah, merasa tidak enak menganggu tidur nyaman gadis itu. Alhasil ia hanya diam memperhatikan wajah tenang Bianca melalui kaca spion sambil sesekali meminum kopi s**u, membiarkan tangan Bianca bergerak halus di perutnya, lalu kembali menjalankan motor entah kemana. Merasa sudah terlalu lelah, Jonathan menghentikan motor besar Christian di depan halte bus. Hampir semua pasang mata menatap Jonathan kala ia membuka helm full face nya. Wajahnya yang tampan bak pangeran mengundang semua perhatian orang-orang yang sedang

