BAB 25

1014 Kata

"Maaf aku telah masuk di dalam duniamu, mencintaimu dan menghabiskan waktu bersamamu. Anggap saja semua hanya mimpi indah. Aku menyesal membuatmu menunggu, membuatmu sakit, membuatmu menangis. Lupakanlah semua, simpanlah sebagai kenangan kita. Aku tak nyata. Aku hanya mimpi di malam yang indah. Terima kasih untuk semua, untuk cinta, senyuman, dan kebersamaan ini." ***** Elang membuka matanya perlahan. Dokter yang menanganinya memanggil keluarganya. Ana dan Doni masuk secara tidak sabar dan langsung memeluk Elang sangat erat. "Ma, Pa. Delia di mana? Edel di mana?"Pertanyaan ini sudah tidak sabar Elang tanyakan. Akhirnya dia bisa melewati masa kritisnya. "Syukurlah kamu bisa melihat kami nak," Ana mengecup dahi Elang berkali-kali dan mengusap kepalanya. "Nanti kita temui Edel," ucap Ana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN