Ayu Kusumaningtyas secantik dalam ingatan Reymond. Sudah bertahun-tahun lamanya, tetapi bayangan itu tidak pernah memudar barang sedikit pun. Parasnya yang cantik dan tutur katanya yang lemah lembut, membuat Reymond teramat mengaguminya. Bayangan itu sama persis dengan sosok dalam potret besar berbingkai emas yang tergantung di dinding kamar. Reymond menghela napas dalam-dalam. Menatap sosok ayu tersebut membangkitkan kerinduannya. Sayangnya sosok tersebut telah meninggalkannya untuk selama-lamanya. Kelurga ibunya ternyata menyambutnya dengan baik. Dugaannya akan penolakan mereka sama sekali tidak terjadi. Neneknya bahkan memeluknya erat sambil menangis. Adik-adik ibunya pun demikian. Rupanya sosok Ayu Kusumaningtyas merupakan kesayangan semua orang dalam keluarga Sasmito Joyodiningrat

