“Jika aku tahu akan berakhir seperti ini, mungkin aku akan menutup langkahmu hingga tak ada seorang pun menyeretmu dariku secara paksa.” – Iqbal. “Ha yang paling aku takutkan saat lelaki itu memaksaku mendekat adalah bayanganmu yang menangis sembari memanggil namaku.” – Kinan — Iqbal dan Kinan diam dengan tatapan fokus tertuju pada Bara yang berbicara panjang lebar, menjelaskan tentang kegiatan mereka ketika nanti telah masuk ke dalam diskotek yang akan memekakkan telinga. Iqbal menggenggam erat tangan Kinan saat Bara menjelaskan secara detail apa saja yang harus Kinan lakukan di dalam sana. Ada ketidaksukaan yang mendera Iqbal dan itu terlihat jelas dari wajahnya yang memerah dan rahangnya yang mengeras. Astaga! “Lo harus tahan digoda saat di dalam sana. Jangan melawan atau melaku

