64. Kesepakatan√

1662 Kata

Jeza seperti orang kesetanΔn saat mengendarai mobilnya. Sesekali matanya menatap ponsel milik Iqbal yang ia bawa hanya untuk memastikan apakah ada pesan yang masuk dari orang asing lagi. Dan benar saja, setelah lima membawa mobilnya jauh dari rumah, sebuah pesan masuk lagi dari nomor asing yang sama. “Sepertinya lo sedang kehilangan kendali. Kekasih lo dan istri sahabat lo sendiri sedang melepas rindu di sini. Mau melihat mereka? Ah, tidak perlu! Gue tunggu kabar baik dari lo!” Emot ketawa terselip dalam pesan itu. Jeza menggeram tertahan. Orang yang mengirim pesan itu benar-benar mau cari mati. Jeza memicingkan matanya. Apa yang mengirim pesan itu mengira jika ponsel Iqbal ada di tangan pemiliknya? Kenapa otaknya mengatakan Jika yang dijelaskan Abizar soal pesan berskala waktu itu b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN