Bab 4

1116 Kata
wajah faiza langsung memucat , faiza langsung diam , dan membeku pikirannya langsung melayan . " Faiza .... Faiza .... WOi gadis krucil..[ faiza bengong dan tak mendengar ] " faizaaaaa... FAIZA AMOREYZA .... [ dengan tatapan maut ] " faiza tersentak dan kaget " i-iya kenapa tu-tuan , taun tadi bilang apa ? " " makanya lo kalau orang lagi ngomong jangan bengong aja , gua udah cape manggiling lo dari tadi, malahan pikiran lo melayang ntah ke mana-mana [ wajah dingin ]" " maaf tuan tadi saya lagi mikirin sesuatu " " jadi sekarang lo ga boleh melanggar apa yang sudah lo tanda tangani di surat perjanjian kita , nah lo baca lagi dulu , jangan asal tanda tangan saja. [ seringai licik di wajah fano ] jadi sekarang kan lo yang rugi , tersenyum " faiza membaca ulang teliti surat perjanjian itu . melihat perjanjian awal faiza tersenyum , karna perjanjian masih batas wajar ,smapai ke perjanjian point ke lima . pihak ke 2 harus menuruti apa pun yang di minta pihak pertama [ s*x dan keperluan lainnya] . point ke 6 kontrak tidak ada batas waktunya , dan hanya pihak pertama yang bisa membatalkan konraknya dengan waktu yang tidak di tentukan . faiza langsung pucat setelah membaca kontrak dan tangannya langsung gemetaran. " giman lo udah baca perjanjiannya kan , dan lo juga sudah terlanjur menandatanganin surat perjanjian nya , jadi lo terima konsekuensinya .jadi suatu saat ada perjanjian jangga asal lo tanda tangani aja, lo baca dulu pahami baru lo tanda tangani, ngerti lo sekarang... " ngerti tuan " " jadi sekarang lo udah bisa melaksanakannya [ tersenyum licik ] "se-sekarang tuan kenapa ga besok aja tuan, kan ini sudah malam waktunya tidur ." " no , no ,no lo ga boleh tidur dulu masih jam 9 malam, dan lo harus ingat perjanjian tadi lo ga boleh nolak apa yang gua perintah kan . ikut gua sekarang ." " ba-baik tuan ... " mereka pergi dari ruang tv dan berjalan menuju lantai 2 kamar zefano, faiza pun mengikuti fano dari belakang sambil menundukan kepalanya , takut , gugup itulah perasaan faiza sekarang. " lo duduk di situ , gua ke kamar mandi dulu, setelah itu gua mau nyusu, jadi lo siap-siap sekarang ." " tu-tuan tapi ...[ menundukan wajahnya ] " lo mau membantah gua , ga ingat perjanjian tadi . fano pun masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan faiza duduk di tempat tidur fano sambil gemetaran, setelah selesai dari kamar mandi fano pun menyusul faiza. " buka baju lo sekarang. faiza pun membuka bajunya dengan amat pelan . ckkk lama banget sih hanya buka baju aja fano pun membuka paksa baju yang faiza kenakan . fano bengong sebentar, wah mulusnya ga ada yang lecet sama sekali. dengan senyum devilnya . " udah bisa gua mulai kan [ faiza pun hanya menundukan kepalanya ] , fano pun membuka baju dan celana hanya menyisakan boxer yang dia pakai. fano pun langsung meremas p******a faiza, ehmmmmm... aaahhhk.. tuan.. fano langsung membungkam mulut faiza dengan mulutnya , tak tinggal diam tangan nya mulai meremas buah d**a faiza dan langsung membuka pengait bra nya . di sela-sela lumtannya fano langsung memelintir p****g faiza shhhhh... ahk... . cpppp slurp suara decakan mulut fano. faiza yang tidak mengerti hanya membuka mulutnya, slurpppp... ahkkkkk. aaaaa.... tangan fano pun turun ke perut dan langsung munurunkan celana yanng di pakai faiza. suara decakan dari kedua bibir pun terdengar, cpppp.... shhh.. hmmmm.... mulut mereka pun terlepas cuppp.. fano melihat faiza dengan gairah yang panas. tak tinggal diam fano langsung menyesap buah d**a faiza . ahhhk... shhh aahkk tuan .. enak tuan shhhh ahhhhh.... suara desahan faiza memenuhi kamar fano ahhkk........... shhhhhhh.................. uhkkkkkkkkkk.... pangutan bibir fano terlepas dari buah d**a faiza . fano tersenyum ke arah faiza mudah-mudahan dengan gua berhubungan gini ,rudal gua kembali aktif lagi dalam batinnya. tangan fano pun menyentuh buah d**a faiza yang seperti squisy. fano meremas remas mainan kesuakannya , shhhhh... , fano memasukan buah d**a faiza ke dalam mulutnya . cppp.... shhhhh... ahkkkk,,, ahhhhh .. fano pun menggigit p****g merah muda itu . shhhh sakit fano pelan-pelan ahhhhk. tangan fano pun terulur ke bawah mengusap-usap v****a faiza , aaaahhhkkk..... suara desahan faiza semakin kuat.. Shhhhhh... Ahhhhhhh pelan pelan tuan uhhhhh.... Hmmmmm dengan mulut yang masih menyesap, slurrrrp.... Shhhhhhh Faiza mengusap kepala fano, meremas rambutnya, dan menekankan kepala fano ke buah dadanya, ahhhhhhh...... Ohhhhwww... Mulut fano pun berhenti, fano menatap p******a faiza bergantian dan menarik tonjolan yang ada di buah dadanya, ssssss ahhhhhhh... Fano menatap ke bawah dan mulai menjilati perut dan turun ke v****a faiza, fano menatap lama v****a faiza yang bersih, dan tidak di tumbhin bulu-bulu, fano pun tersadarakan ke indahan v****a faiza, dan membuka perlahan kaki faiza dengan lebar, membuka lagi lipatan bibir v****a faiza , terpampangla v****a yang merah merekah , shhhhh... desah faiza di sela-sela fano membuka lipatan v****a faiza. fano pun memainkan tangan nya di dalam v****a faiza menggesek-gesekan tangannya shhhh... ahhhhhhh , fano menarik tonjolan kecil di dalam v****a faiza ahhhk ... ehmmmmm. desahan faiza tangan faiza tak sadar memegang kepala fano dan membawa kepalanya ke buah dadanya, fano pun menurut langsung melahap buah d**a faiza. ssssss........ aaaahkkkkkk......... enak tuan uhhhhhhk ahkkkk faiza pun menekan kepala fano ke buah d**a nya karna merasa nikmat ahhhhhkkkk.... fano pun merasakan glora panas di dalam tubuhnya. dan mempercepat gerakan tangannya di v****a faiza. shhhhh aaaaaa.... uuuuuuhkkkkk .. mulut fano pun menyesap kuat p******a faiza bak seorang anak kecil yang kehausan... uhkkkkkkkkk aaaaaaaa.. owhhh.... sssshhh... tu.... an ahhhhhhh , tuan mau pipis. keluarkan aja sayang shhhh... aaaahhhhh. tubuh faiza pun bergetar , menandakan cairan v****a faiza keluar. fano pun berhenti. " enak sayang ..." tanya fano ke faiza , faiza hanya bengong menatap langit-langit, kesadaranya pun belum penuh sepenuhnya. fano langsung menyambar bibir faiza lagi , cppppp. ummcccc.... suara decakan bibir keduanya, tangannya pun meremas buah d**a faiza , ciuman fano pun turun ke leher menyesap kuat leher faiza , dan memberikan tanda di leher faiza , sssshhhhh ... ahhhhh. ehhhhh... fano langsung melebarkan kaki faiza, membuka bekahan v****a faiza , dan langsung memasukakn kepalanya ke dalam v****a faiza... shhhhhh..... ohhhhhhh slurpppp..... uhhhhhhhhhh...... tak tingggal diam tangannya meremas buah d**a faiza , memelintir putingnya dan mencubit p****g merah muda itu .... ahkkkkkkk sakit fano uhhhhhh ..... mulut fano pun berhenti , mengangkat kepalanya dan tersenyumu ke arah faiza. fano menatap lekat v****a faiza . ahhhhh malu tuan. faiza menutup muka dengan kedua tangan nya. " jangan malu sayang , menarik tangan faiza dari mukanya . fano kembali menjilat v****a faiza slurrpppp. shhhhh ...... ahhhhhhhhhh... Fano pun berhenti slurp, suara decakan mulutnya fano, fani membuka lebar-lebar belahan v****a faiza, dan langsung memasukan jarinya ke dalam
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN