Tidak ada hukuman yang lebih mengerikan bagi Rei selain melihat gadis yang cintai mengalami trauma sampai kehilangan dirinya sendiri. Rei sangat menyesal, dan ia tidak menyerah untuk membuat Naia kembali sadar dan lepas dari dunia yang menghalanginya kembali pada kenyataan. Untuk itu ia harus melepaskan segalanya agar memiliki waktu bersama Naia. Rei tidak lagi memegang perusahaan. Dia memilih menempatkan orang yang kompeten untuk menjadi CEO dan menggantikannya memimpin perusahaan. Saat ini posisinya hanya pemilik perusahaan dan pemegang saham. Dan hari-harinya lebih banyak ia habiskan di pedesaan yang segar agar Naia bisa menjalani terapi dengan tenang. Beberapa bulan pun berlalu begitu saja. Tidak ada yang berubah dari Naia. Dia masih tetap seperti boneka, hanya statusnya yang kini

