22 |GANAS

1083 Kata

“Kak Aldi ngapain di sini?” tanyaku ketika kak Aldi menghampiriku dan duduk di bangku taman sampingku. “Harusnya aku yang tanya kamu, ngapain kamu di sini? Bukannya sekarang ada kuliah ya? Kamu bahkan bawa tas kuliah,” balas kak Aldi. Mulutku tertutup rapat, bingung antara ingin mengaku pada laki-laki itu atau tidak. Karena citraku sebagai anak baik bisa tercoreng di depan orang yang aku suka andai saja kak Aldi tahu kalau aku sedang bolos. Seakan paham walau tak diberitahu, kak Aldi tersenyum lebar. Satu tangannya mengusap puncak kepalaku lalu menasihatiku dengan perhatian, “Kalau lagi ada masalah jangan di bawa-bawa ke kuliah. Sebentar lagi kamu masuk semester akhir, jangan sampai nunda lulus hanya karena sering bolos kuliah.” Mataku berkaca-kaca, terharu mendengar nasihatnya yang ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN