Orang Tua Yang Buruk

1528 Kata

“Bibi, aku benar-benar minta maaf karena memintamu menjaganya di hari liburmu.” “Tidak apa-apa, Tuan. Aku akan mengajak Tuan Muda bermain bermain bersama cucu-cucuku agar dia tidak mengganggu Tuan dan Nyonya.” Arthur menghela napas lega, bersyukur karena ia bertemu Bibi Lily sebelum mamanya yang entah bagaimana bisa ada di pesta ini melihatnya datang dengan membawa anak laki-laki yang sangat mirip dengannya. “Kau tidak boleh buka kacamata ini. Bibi Lily sengaja menyiapkan kacamata Pororo ini untukmu karena ini adalah kesukaanmu, jadi kau sama sekali tidak boleh melepaskannya. Mengerti?” Arthur beralih pada Riu, membetulkan letak kacamata yang anak itu pakai untuk menyamarkan wajahnya agar tidak terlihat jelas hingga jika mamanya nanti tidak sengaja melihatnya ia tidak perlu terlalu pani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN