Sekian menit setelah mendapatkan kabar tentang ibunya yang drop, Fira langsung tancap gas menuju rumah sakit. Gadis keras kepala itu menangis sekencang – kencangnya di sepanjang perjalanan. Tidak menyangka bahwa makan malam tempo hari malah mengakibatkan penyakit jantung sang ibu kambuh. Bruukkk!! “Ehh, mbak.. parkirnya yang bener, dong..” kata petugas parkir rumah sakit saat Fira menjatuhkan motor begitu saja di tempat parkir. Bukannya ia tidak menghargai pekerjaan tukang parkir, tapi pikirannya yang kalut ingin segera bertemu dengan sang ibu. Bergegas Fira berlari ke ruangan yang dituju. Kakinya cepat menelusup diantara kerumunan perawat, keluarga pasien yang mengantri resep dan juga orang – orang yang hendak rawat jalan. Secepat kilat Fira menaiki tangga ke lantai 3. Dilihatnya da

