“Ma.. mama.. Rama haus..” anak kecil itu merengek sambil menggoyang – goyangkan tubuh sang ibu yang masih terlelap di dalam dekapan Raka. Mata kecilnya masih berkabut, belum terbuka sempurna. “Mamaaaa...” Rama mulai meninggikan suara. Tentu saja suara rengekan tajam itu mampu menggerakkan tubuh sang ibu. “Ya, nak.. ada apa?” Mayra membalikkan tubuh ke arah Rama. Suaranya masih serak. Kedua matanya berkedip – kedip, akibat belum siap terkena cahaya matahari yang terselip di antara tirai jendela. “Rama hauss..” “Oh.. oke mama buatin susu..” ucap Mayra. Namun, saat ia hampir beranjak dan menyingkap selimut, ia tertegun menyadari dirinya masih telanjang bulat. Diintipnya lagi tubuh di balik selimut. Untuk meyakinkan hatinya sekali lagi. Dan, ya..dia memang masih telanjang bulat. Pun jug

