Cup "Uh?" Popy memandang ke arah atasnya. Ben sedang menindih tubuhnya. "Ayo...aku menginginkanmu malam ini," ujar Ben serak. "Heh? Ben ini bukannya setiap malam kalimat ini keluar terus," ujar Popy. "Hahah," Ben tertawa geli, dia menopang berat badannya dengan lengannya. "Ya, setiap malam aku menginginkan istriku, apakah istriku keberatan, hm?" "Ehm...Poko sih nggak keberatan tapi--uhmmph!" Ben memulai ritualnya, namun sesuatu tak terduga terjadi. Ceklek "Aaaaaakkkkhhh!" seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun berteriak histeris ketika dia memasuki kamar orang tuanya. Sret Ben menghentikan aksinya di atas tubuh istrinya, dia dan Popy memandang ke arah pintu. Ben melototkan matanya. "Naufal, kamu sedang apa disini?" Ben bertanya ke arah anaknya. "Aaaaaaaaaakkh! Kakek Ran!
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


