Chapter 48 (Tamat)

1703 Kata

Nibras melihat kotak merah kecil yang ada di telapak tangannya, masih terlihat cincin putih berhiaskan berlian kecil. Tes Setetes air mata turun membasahi pipinya. Flashback "Aku akan menerimanya tanpa syarat, dia akan menjadi satu-satunya putriku..." Tes Setetes air meluncur dari sudut mata Popy, lalu diikuti dengan tetesan-tetesan air yang lain. Tes Tes Tes Popy memandangi Nibras dengan pandangan sayang. Pria ini selalu menemaninya ketika dia dalam masa-masa sulit. Bahkan pria didepannya yang sedang berlutut ini rela menerimanya apa adanya tanpa mempermasalahkan masa lalunya. Perlahan tangan Popy terulur menyentuh kotak merah kecil yang telah dibuka oleh Nibras, kotak itu berisi sebuah cincin berlian kecil yang mungil. Sret Popy menutup kotak merah kecil itu, dia memandang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN