Chapter 38

1595 Kata

Ceklek Tak Tak Tak Sret Krek Hap Ben masuk ke kamarnya dan Popy ketika mereka tinggal di Osaka, di sebuah rumah minimalis itu. Ben meraih kresek dan paper bag dan memeluknya. Flashback Ben tersenyum ke arah Popy. "Sebulan atau lebih mungkin anak kita akan lahir, anak yang disini," Ben mengusap perut istrinya. Popy mengangguk. "Sayang sekali dia tidak mau menunjukan jenis kelaminnya pada saat pemeriksaan," ujar Ben agak kecewa, dia ingin sekali mengetahui jenis kelamin anak mereka. Popy tersenyum malu-malu. "Adek bayinya malu-malu." Ujar Popy. Ben mengangguk membenarkan. "Aku ingin anak perempuan," "Eh? Ben suka anak perempuan?" Ben mengangguk. "Ya, aku suka anak perempuan. Akan lebih bagus jika dia juga punya rambut sepertimu, itu cantik." Puji Ben ke arah istrinya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN