Dua Puluh Hari Setelah Kematian Milli. SMA Nusantara, Jakarta. "Kenapa lo nggak cerita apa-apa, La?" Kevin yang sebelumnya hanya menutup rapat-rapat mulutnya kini ikut beralih pada Clara. Seperti yang dilakukan Cassandra, Kevin menatap cewek yang sekarang kepalanya tengah tertunduk lesu menahan rasa menyesal dalam dirinya sendiri. Meski sudah berusaha sekuat mungkin untuk mengendalikan rasa kesal, tapi otak dan hatinya seolah tak berjalan beriringan. Kevin pun menimpali pertanyaan Cassandra barusan dengan suara yang tak kalah terdengar menakutkan. "Kenapa lo nggak bilang kalau Milli nge sms lo malam itu, La? Lo seharusnya langsung telpon gue atau Om Antoni setelah tahu Milli udah nggak ada di kafe itu." Clara mendongak, balik menatap Kevin dengan sorot tak terima. "Gue pikir Milli udah

