33. Pengakuan Yang Kedua

1451 Kata

"Sshh. Gue di sini." Farell mengusap rambut Felia, tubuh gadis itu bergetar. "Felia," suara lembut seorang gadis membuat Felia sontak menghentikan tangisnya. Matanya terbelak, dengan cepat dia berlari ke arah gadis itu. "Lo ngapain di sini?!" "Tadi waktu kamu suruh aku pulang, aku kirim pesan ke Farell dan Farell datang jemput aku. Katanya kamu dalam masalah, kamu nangis?" Felia menghapus air mata yang masih saja mengalir. "Felia," panggilan lembut. Felia terisak. "Hei, kenapa nambah nangis. Kamu kenapa?" "F-fia," Fia menghentikan pergerakannya, dia membeku tatkala matanya bertemu dengan milik Nevan. "Fi, lebih baik lo pulang sekarang. Gue tau lo belum siap." Felia menarik tangan Fia, namun gadis itu diam di tempat. "Fi..." "Aku udah di sini Fel, aku nggak mau menghindar lagi." Fia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN