Epilog

1388 Kata

Felia berlari dari kafe itu, air matanya sudah tumpah. Hingga sampai di tepi pantai, matahari telah bersembunyi menyisakan gelap. "Hampir 10 tahun, dan akhirnya begini? Janji kamu semua palsu Vier!" Felia menangis, sakit saat melihat orang yang kita sayang melamar orang lain di depan mata kita. Rasanya bagai di tusuk beribu jarum. Felia memandang cincin yang melingkar di jari nya, dengan cepat di tarik keluar cincin itu dan dilemparkan nya ke laut. "Felia?" Mata Felia memicing, "Caca?" Wanita itu tersenyum. "Apa kabar udah lama nggak ketemu, lo nangis?" Felia menghapus kasar air mata yang mengalir di pipinya. "Kurang baik, dan iya sudah hampir 10 tahun nggak ketemu. Eh, ini siapa?" Felia berjongkok menyamakan tinggi nya dengan seorang gadis kecil yang di gandeng Caca. Masih ingat Ca

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN