44. Maafkan papa

1911 Kata

Kebencian, dendam tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Kebencian dan dendam akan lebih indah bila kita menyelesaikan dengan hati terbuka. Bukan dendam yg menguasai diri kita. Kebahagian akan datang pada waktunya. **** "Alex?" Di tengah kebahagian keluarga kecil itu, sebuah suara mengagetkan ketiga orang yg tengah saring berpelukan melepas rasa bahagia di hati mereka. Ketiganya langsung menoleh ke asal suara yg memanggil namanya, ketiga pasang mata menatap seorang pria paru baya yg berdiri dengan kedua mata teduh miliknya. Terlihat jika wajah tua pria itu menatap mereka dengan tatapan rindu. Yg amat sangat rindu. "Papa. Itu kan kakek yg ada di rumah sakit itu," Kata marvin dirinya mengingat jelas wajah pria paru baya yg tidak lain adalah Archelaus yg tengah berdiri dengan tatapan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN