Chapter 18

1119 Kata

Rusia Setelah sampai di pelataran Mansion, Arslan langsung turun dan meninggalkan Stevano sendirian didalam mobil. Pria itu sudah tidak sabar bertemu dengan Alana, karena baginya sudah lama sekali mereka tidak berjumpa. Lagipula, inilah yang Arslan tunggu-tunggu sejak lama, dan baru sekarang mereka dipertemukan. Dulu, Arslan berat hati dengan kenyataan jika Alana harus pindah ke Brazil. Tapi sekarang, ia begitu bahagia ketika Alana kembali dan langsung menemuinya. Ini semua semacam takdir yang sudah diatur oleh Tuhan untuk mereka. "Arslan." Suara itu, Arslan menoleh dan mendapati wanita cantik sedang berdiri disamping orang tuanya. Tidak salah lagi, Arslan yakin gadis itu adalah Alana. Ya, Alana. Teman masa kecilnya. Dengan langkah cepat, Arslan menghampiri Alana. Tatapan matanya me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN